Keju lovers sini mendekat!

Keju lovers sini mendekat!

Minuman keju merupakan salah satu menu yang kini banyak dinikmati oleh beragam kalangan. Minuman yang berbahan dasar keju tentu akan memiliki tekstur dan cita rasa begitu creamy. Tak sedikit orang yang menyukai keju karena makanan ini bisa dinikmati langsung atau dicampur ke makanan atau minuman. 

Asal Usul Keju

Keju terbuat dari bahan baku susu, baik itu susu sapi, kambing atau kerbau. Keju berasal dari wilayah Timur Tengah, lebih tepatnya di wilayah sekitar perbatasan antara Irak, Syria dan Turki pada masa sekarang. Bukti tertulis tentang kapan persisnya keju mulai dibuat manusia sampai saat ini tidak ditemukan. Namun, sebagian sejarawan meyakini bahwa keju sudah dikonsumsi manusia sejak 8.000 tahun yang lalu.

Keju ditemukan secara tidak sengaja. Susu yang terlalu lama disimpan dalam kantong-kantong yang terbuat dari lambung domba atau hewan ternak lain yang dikeringkan dan terkena matahari langsung berubah menjadi air yang pucat dan gumpalan-gumpalan putih, serta mengubah susu tersebut menjadi keju yang dikenal saat ini.

Kandungan Gizi Pada Keju

Keju merupakan salah satu makanan favorit. Keju bisa dikombinasikan secara langsung, dijadikan toping untuk berbagai makanan maupun dicampur dengan makanan lain. Keju mengandung banyak nutrisi yang hamper sama dengan kandungan nutrisi pada susu. Dalam satu pon keju, terdapat kandungan nutrisi yang sama dengan satu gallon susu.

Berikut kandungan gizi yang terdapat pada keju:

1. Protein Keju mengandung protein yang cukup tinggi, bahkan jika mengonsumsi keju sebanyak 100 gram maka akan mampu mencukupi 25%

dari kebutuhan protein tubuh. Selain itu keju juga mengandung asam amino yang lengkap, sehingga berperan dalam sintesis protein untuk pembangun jaringan otot, metabolisme sel-sel tubuh, dan tulang.

2. Mineral

Mineral yang terkandung dalam keju antara lain kalsium, fosfor dan seng. Kandungan kalsium pada setiap keju tidaklah sama. Tergantung pada proses penggumpalan pada keju. Keju yang digumpalkan menggunakan enzim akan memiliki kandungan kalsium lebih besar dua kali lipat daripada keju yang digumpalkan menggunakan asam.

3. Vitamin

Keju juga mengandung beberapa vitamin,seperti Vitamin A, Vitamin D, Vitamin B1, Vitamin B2, Vitamin B6 dan Vitamin B12.

4. Laktosa

Laktosa pada keju hanya sebesar 4,5% sampai 7,5%

Berbagai Tipe Keju

Percaya atau tidak kalau ada ribuan jenis keju di seluruh dunia yang terbuat dari susu sapi, domba, kambing dan hewan lainnya. Jenis-jenis keju ini punya beragam rasa dari yang ringan hingga matang dan komposisi lemak dari yang rendah sampai tinggi. Meskipun ada ribuan jenisnya, keju umumnya dibagi menjadi beberapa tipe berikut ini:

       Keju susu murni. Keju ini mengandung 6-10 gram lemak per 1 ons setiap porsi. Dari jumlah tersebut, 4-6 gramnya adalah lemak jenuh.

       Keju rendah lemak. Sementara keju yang rendah lemak, umumnya mengandung 2 persen susu saja. Sedangkan keju tanpa lemak biasanya dibuat dengan 0 persen susu atau menggunakan susu skim.

       Keju segar. Kalau keju yang satu ini biasanya belum berumur atau bisa dibilang belum matang. Oleh karenanya, keju segar biasanya memiliki kadar air yang lebih tinggi, tekstur yang lebih lembut dan rasa yang lebih lembut daripada keju tua. Beberapa jenis keju segar yang mungkin kamu ketahui contohnya ricotta, cottage, dan mascarpone.

       Keju tua. Dikatakan keju tua apabila keju sudah dibiarkan minimal selama 6 bulan. Keju tua biasanya memiliki tekstur yang lebih keras. Semakin lama proses penuaan, maka akan semakin pekat atau tajam rasanya. Jenis keju tua yang mungkin kamu ketahui contohnya, keju cheddar, Swiss, parmesan, dan Gruyere.

       Keju non-susu. Nah, kalau keju yang satu ini tidak terbuat dari produk hewani. Keju non susu biasanya terbuat dari susu kedelai.

Nah, keju lovers kalian suka keju dimakan langsung atau dicampur ke makanan atau minuman???

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

×
MITRA JOIN